Berita,  Rapat

LPM IAIN PONTIANAK GELAR RAPAT KOORDINASI AUDITOR, DORONG PERBAIKAN BERKELANJUTAN

LPM IAIN Pontianak Gelar Rapat Koordinasi Auditor, Dorong Perbaikan Berkelanjutan

PONTIANAK – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak menggelar rapat koordinasi bersama Auditor sebagai persiapan pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2026, rapat tersebut berlangsung Rabu, 23 September 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Sidang Senat, Lantai 4 Gedung Rektorat IAIN Pontianak, dan dihadiri para auditor dari lingkungan IAIN Pontianak serta sejumlah stakeholder dari Universitas Tanjungpura Pontianak, Universitas Muhammadiyah Pontianak, dan STAKat Negeri Pontianak.

Rapat koordinasi tersebut menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan AMI yang dijadwalkan berlangsung pada 28 September hingga 1 Oktober 2026. Melalui rapat ini, LPM menyamakan pemahaman para auditor mengenai mekanisme pelaksanaan audit sekaligus menekankan pentingnya tindak lanjut terhadap temuan audit pada periode sebelumnya.

Ketua LPM IAIN Pontianak, Prof. Dr. Erwin, M.Ag., dalam arahannya menekankan pentingnya memperhatikan kepatuhan terhadap standar mutu, termasuk standar ISO, dalam pelaksanaan AMI. Menurutnya, setiap temuan yang dihasilkan melalui proses audit harus ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya menjaga dan meningkatkan kualitas layanan institusi.

Prof. Erwin juga mengingatkan para auditor agar terlebih dahulu mencermati temuan AMI tahun sebelumnya sebelum melaksanakan audit. Menurutnya, hasil audit sebelumnya menjadi salah satu pijakan untuk melihat perkembangan dan menentukan langkah perbaikan pada periode berikutnya. “Sebelum memulai audit, auditor harus melihat dan memastikan temuan audit tahun lalu. AMI ini harus menjadi panduan untuk peningkatan berkelanjutan,” tambahnya.

Prof. Erwin menjelaskan bahwa pelaksanaan AMI tidak hanya mencakup program studi, tetapi juga seluruh unit yang ada di lingkungan IAIN Pontianak. Karena itu, auditor perlu melakukan pemeriksaan secara menyeluruh sesuai dengan ruang lingkup dan standar yang telah ditetapkan.

Sementara itu, Sekretaris LPM IAIN Pontianak, Andina Nurul Wahidah, M.Pd., mengimbau pimpinan fakultas dan unit untuk melakukan persiapan internal sebelum pelaksanaan AMI. Persiapan tersebut mencakup penyiapan dokumen dan berbagai hal yang akan menjadi fokus pemeriksaan auditor. “Para pimpinan fakultas dan unit agar menyelenggarakan rapat sendiri untuk menyiapkan apa-apa yang menjadi tagihan auditor kelak,” ujar Andina.

Salah satu poin utama dalam rapat adalah pembahasan timeline pelaksanaan AMI yang akan berlangsung pada 28 September – 1 Oktober 2026. Para auditor diharapkan dapat menjalankan tugas secara optimal dengan memperhatikan penyelesaian temuan AMI tahun 2025 yang masih memerlukan tindak lanjut.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga (APL), Dr. Firdaus Achmad, M.Hum., menekankan kesiapan auditee dan auditor perlu dibangun melalui kesepahaman bersama agar proses audit dapat berlangsung secara konstruktif. Dr. Firdaus juga mengingatkan auditor untuk menjalankan perannya dengan baik, termasuk dengan menjadi pendengar yang mampu memahami kondisi dan informasi yang disampaikan oleh auditee. “Harus ada kesepahaman antara auditee dan auditor. Semoga para auditor bisa menjadi pendengar yang baik, karena Bapak/Ibu auditor merupakan kiriman dari Allah SWT,” ujarnya.

Rapat koordinasi tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pelaksanaan AMI Tahun 2026. Melalui koordinasi antara LPM, auditor, pimpinan fakultas dan unit, serta pihak-pihak terkait, IAIN Pontianak berupaya memastikan proses audit berjalan secara terarah, objektif, dan sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan.

Pelaksanaan AMI diharapkan tidak berhenti pada proses pemeriksaan dan pencatatan temuan, tetapi berlanjut pada tindak lanjut dan perbaikan. Dengan demikian, hasil AMI dapat menjadi dasar bagi setiap unit untuk melakukan evaluasi secara berkelanjutan sekaligus mendukung penguatan budaya mutu di lingkungan IAIN Pontianak.

Penulis: Mala K.W.

Editor: Ajeng V.V. & Ibnu Q.R.