Berita,  Kegiatan/Event

KAWAL MUTU AKADEMIK, LPM IAIN PONTIANAK SUKSES RAMPUNGKAN PENILAIAN KINERJA DOSEN SEMESTER GANJIL

Kawal Mutu Akademik, LPM IAIN Pontianak Sukses Rampungkan Penilaian Kinerja Dosen Semester Ganjil

KUBURAYA – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Pontianak sukses menyelenggarakan Kegiatan Penilaian Kinerja Dosen Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Mei 2026, ini dilaksanakan di Hotel Alimoer Jl. Arteri Supadio, Kec. Sungai Raya, Kab. Kubu Raya, sebagai bagian dari upaya memastikan kualitas pelaporan dan evaluasi kinerja dosen di lingkungan IAIN Pontianak.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh 28 asesor yang bertugas melakukan penilaian dan review terhadap laporan kinerja dosen. Selain asesor internal, kegiatan ini juga melibatkan stakeholder dari STAKat Negeri Pontianak, yakni Hemma Gregorius Tinenti, M.Th. dan Kurniati Asih, S.Kom. Turut hadir sebagai narasumber internal IAIN Pontianak, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga (APL), Dr. Ali Hasmy, M.Si.

Dalam sambutannya, Dr. Ali Hasmy menekankan pentingnya kesiapan dosen menghadapi transformasi sistem pelaporan kinerja yang akan terintegrasi secara nasional melalui platform digital. Beliau mengingatkan seluruh dosen dan asesor agar mulai mempersiapkan migrasi pelaporan BKD ke sistem SISTER yang akan diberlakukan secara bertahap. “Bersiap-siaplah karena BKD semester depan akan bermigrasi ke sistem BKD SISTER. Paling lambat tanggal 30 September 2026, seluruh pelaporan BKD manual harus sudah diajukan dan terintegrasi ke dalam SISTER,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LPM IAIN Pontianak, Prof. Dr. M. Edi Kurnanto, M.Pd., dalam arahannya menegaskan pentingnya ketelitian dalam proses finalisasi penilaian berkas BKD. Menurutnya, kegiatan review ini tidak hanya bertujuan memastikan kelengkapan administrasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu akademik dan profesionalisme dosen. “BKD bukan hanya sekadar persyaratan untuk kenaikan pangkat atau jabatan akademik. BKD merupakan instrumen penting untuk mengukur pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Karena itu, saya berharap seluruh proses pelaporan semester ini dapat diselesaikan dengan baik dan tanpa kendala,” tegasnya.

Prof. Edi juga menambahkan bahwa penggunaan aplikasi SISTER dalam penilaian BKD merupakan kebijakan yang harus dipersiapkan sejak dini. Hal tersebut sejalan dengan surat edaran dari Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi yang mengarahkan seluruh perguruan tinggi untuk memanfaatkan sistem terintegrasi dalam pengelolaan dan penilaian kinerja dosen.

Melalui kegiatan ini, LPM IAIN Pontianak berharap proses penilaian kinerja dosen dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman asesor dan dosen terhadap sistem pelaporan BKD berbasis digital, sehingga implementasi SISTER pada periode mendatang dapat berjalan lancar dan mendukung penguatan budaya mutu di lingkungan IAIN Pontianak.

Penulis: Mala K.W.

Editor: Ajeng V.V. & Ibnu Q.R.