Publikasikan Hasil AMI 2026, LPM IAIN Pontianak Tekankan Tindak Lanjut Temuan untuk Peningkatan Mutu
PONTIANAK – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak menyelenggarakan kegiatan Publikasi Hasil Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2026 pada Selasa, 20 Oktober 2026, bertempat di Aula Abdul Rani IAIN Pontianak. Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan sistem penjaminan mutu internal sekaligus menjadi sarana penyampaian hasil audit dan penguatan komitmen terhadap peningkatan mutu institusi secara berkelanjutan.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga (APL), Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan (AUPK), Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama (KK), Ketua Senat, Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI), Kepala Biro AUAK, Para Dekan Fakultas dan Ketua Program Studi, serta para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) termasuk Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M), UPT Pusat Ma’had Al-Jami’ah, Perpustakaan, Pusat Informasi Teknologi dan Data, serta Pusat Pengembangan Bahasa. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan mutu dan tata kelola di IAIN Pontianak.


Dalam sambutannya sekaligus membuka acara, Rektor IAIN Pontianak yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang APL, Dr. Firdaus Achmad, M.Hum., menegaskan bahwa AMI tidak hanya bertujuan memeriksa pemenuhan standar mutu, tetapi juga membangun kesadaran seluruh sivitas akademika terhadap pentingnya evaluasi diri. Menurutnya, kekurangan yang ditemukan selama proses audit hendaknya tidak dipandang sebagai sesuatu yang mencederai nama baik institusi, melainkan sebagai peluang untuk melakukan pembenahan dan pengembangan. “Kegiatan dalam bentuk audit mutu internal yang setiap tahun kita lakukan itu bertujuan untuk menyadarkan kita bahwa sebenarnya masih banyak kekurangan yang harus segera kita tutupi. Kekurangan itu bukan sesuatu yang mencederai nama baik kita, justru kekurangan itu adalah sebuah potensi, sebuah energi yang bisa membangkitkan semangat kita menjadi sesuatu yang jauh lebih baik ke depannya,” ujar Dr. Firdaus.
Dr. Firdaus berharap publikasi hasil AMI dapat mendorong seluruh unit kerja untuk mengenali kekurangan, mengevaluasi pelaksanaan program, dan menyusun langkah perbaikan yang tepat. Dengan demikian, hasil audit tidak berhenti pada identifikasi temuan, tetapi menjadi dasar bagi peningkatan kinerja dan penguatan tata kelola institusi.
Ketua LPM IAIN Pontianak, Prof. Dr. Erwin, S.Ag., M.Ag., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh auditor internal dan eksternal serta para auditee yang telah bekerja sama selama pelaksanaan AMI Tahun 2026. Prof. Erwin mengapresiasi dukungan dan koordinasi seluruh pihak sehingga proses audit dapat dilaksanakan di seluruh unit kerja di lingkungan IAIN Pontianak.


Prof. Erwin juga menekankan pentingnya hasil AMI sebagai sumber data evaluasi dalam mendukung proses akreditasi, baik Akreditasi Program Studi (APS) maupun Akreditasi Perguruan Tinggi (APT). Menurutnya, hasil audit perlu dimanfaatkan untuk mengukur ketercapaian standar, memperbaiki kinerja, dan memastikan bahwa setiap temuan ditindaklanjuti secara tepat. “Hasil AMI ini menjadi cermin evaluasi untuk memperbaiki kinerja kita. Segera tindak lanjuti setiap temuan untuk mencegah terjadinya temuan yang berulang, terutama temuan mayor,” tegasnya.
Lebih lanjut, tindak lanjut hasil audit menjadi bagian penting dalam siklus penjaminan mutu internal. Setiap unit kerja diharapkan menelaah temuan yang diperoleh, menentukan langkah korektif, serta melaksanakan perbaikan secara terukur. Upaya ini diperlukan agar permasalahan yang sama tidak terus berulang dan pelaksanaan standar mutu dapat semakin konsisten.
Melalui publikasi hasil AMI Tahun 2026, LPM IAIN Pontianak mendorong terbangunnya budaya mutu yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan dokumen dan pelaksanaan audit rutin, tetapi juga pada perubahan nyata dalam kinerja dan tata kelola. Kolaborasi seluruh unsur institusi diharapkan dapat memperkuat evaluasi diri, meningkatkan akuntabilitas, serta menjaga keberlanjutan peningkatan mutu akademik dan kelembagaan.
Kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh unit kerja untuk menjadikan hasil audit sebagai pijakan dalam melakukan pembenahan dan pengembangan. Dengan komitmen bersama terhadap tindak lanjut temuan dan perbaikan berkelanjutan, IAIN Pontianak diharapkan mampu mempertahankan serta meningkatkan standar mutu yang telah dicapai.
Penulis: Mala K.W.
Editor: Ajeng V.V. & Ibnu Q.R.


