Berita,  Rapat

LPM IAIN PONTIANAK PERCEPAT PERSIAPAN TRANSFORMASI MENUJU UIN

LPM IAIN Pontianak Percepat Persiapan Transformasi Menuju UIN

PONTIANAK – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak menggelar rapat pembahasan transformasi IAIN Pontianak menjadi Universitas Islam Negeri (UIN), Senin (5/10/2026). Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat LPM, Lantai 2 Gedung Rektorat IAIN Pontianak tersebut membahas percepatan persiapan agenda transformasi kelembagaan sesuai arahan pimpinan.

Rapat dipimpin oleh Ketua LPM IAIN Pontianak, Prof. Dr. Erwin, M.Ag., dan diikuti jajaran internal LPM. Hadir dalam rapat tersebut Andina Nurul Wahidah, M.Pd., (Sekretaris LPM), Vidya Setyaningrum, S.Pd., M.Pd., (Koordinator Pusat PSM), Zulkarnain, S.Si., M.Pd., (Koordinator Pusat APM), Nopita Sari, S.Pd.I., M.Pd., (Koordinator Pusat PKPA), Ajeng Vashqie Varaulizza, M.M., (Pranata Komputer Ahli Muda), Hendrick Pramana, S.T., M.T., (Fungsional PTP Ahli Muda) serta Penata Layanan LPM.

Dalam rapat tersebut, Prof. Erwin menyampaikan bahwa agenda transformasi IAIN Pontianak menuju UIN perlu dipersiapkan secara lebih cepat dan terarah. Percepatan tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut arahan Rektor agar proses transformasi kelembagaan dapat segera direalisasikan.

Salah satu pembahasan utama adalah percepatan pelaksanaan kegiatan yang sebelumnya direncanakan pada November 2026 menjadi Oktober 2026. Perubahan jadwal tersebut dilakukan agar berbagai tahapan persiapan dapat segera dimatangkan dan proses transformasi menuju UIN dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Rapat juga membahas persiapan kegiatan yang akan melibatkan pihak eksternal. Kehadiran pihak eksternal dipandang penting untuk memberikan perspektif, masukan, serta penguatan terhadap proses persiapan transformasi kelembagaan IAIN Pontianak menuju UIN.

Selain itu, LPM membahas pematangan sejumlah kebutuhan kegiatan, termasuk persiapan nama-nama yang akan diusulkan berkaitan dengan identitas UIN. Berbagai alternatif tersebut perlu dipersiapkan dan dibahas secara matang sebagai bagian dari proses transformasi kelembagaan.

Dari sisi teknis pelaksanaan, rapat membahas kesiapan peserta dan narasumber yang akan dihadirkan. Rencana kegiatan akan menghadirkan dua narasumber, sehingga perlu dilakukan persiapan materi, koordinasi, serta penyusunan susunan acara secara terstruktur.

LPM juga menyiapkan rundown kegiatan agar seluruh rangkaian agenda dapat berjalan efektif dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Persiapan tersebut mencakup pengaturan waktu, materi, peserta, narasumber, serta kebutuhan teknis lainnya.

Melalui rapat ini, LPM IAIN Pontianak berkomitmen mendukung percepatan transformasi kelembagaan menuju UIN melalui persiapan yang terencana dan kolaboratif. Berbagai agenda yang telah dibahas diharapkan dapat segera ditindaklanjuti sehingga proses transformasi IAIN Pontianak menjadi UIN dapat berjalan secara lebih terarah dan optimal.

Penulis: Mala K.W.

Editor: Ajeng V.V. & Ibnu Q.R.