Temu Nasional Presidium LPM PTKI se-Indonesia ke-2 Tahun 2026 Resmi Dibuka
TANJUNG PINANG – Temu Nasional Presidium Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) se-Indonesia ke-2 Tahun 2026 resmi dibuka pada Rabu (14/10/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel CK Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, ini mengusung tema “Pilar Unggul 2026: Decoding the Quality Era – Strategi LPM Menghadapi Regulasi Baru, Instrumen Akreditasi LAMGAMA, dan Akselerasi Institusi Unggul”.
Nuansa budaya Melayu mewarnai pembukaan kegiatan tersebut. Hal ini terlihat sejak pantun yang disampaikan Ketua Panitia, Dr. Sukma Adi Perdana, M.Sc., sebagai pengantar sambutan.
“Kacang bukan sembarang kacang | Kacang disusun untuk menjamu | Kami ucapkan selamat dating | Kepada seluruh peserta PILJAMU”


Pantun tersebut menjadi salah satu penanda kentalnya tradisi Melayu dalam penyelenggaraan kegiatan nasional ini. Identitas budaya Melayu juga tercermin dalam berbagai aspek kegiatan, mulai dari penggunaan bahasa hingga suvenir bagi peserta berupa selendang songket dan tanjak Melayu.
Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Pontianak turut berpartisipasi dalam kegiatan ini dengan mengirimkan tujuh orang perwakilan. Rombongan dipimpin oleh Ketua LPM IAIN Pontianak, Prof. Dr. Erwin, M.Ag., bersama Sekretaris LPM, Andina Nurul Wahidah, M.Pd., serta Koordinator Pusat APM, Zulkarnain, M.Pd., dan Koordinator Pusat PSM, Vidya Setyaningrum, M.Pd. Turut hadir Koordinator Pusat Penjaminan Mutu Fakultas, Alvira Pranata, M.Pd., dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) serta Indah Purnama Sari, M.Pd., dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI).


Acara pembukaan dihadiri Ketua Presidium LPM PTKI (PILJAMU), Prof. Dr. Budiyono Saputro, M.Pd., dan Ketua STAIN Kepulauan Riau, Prof. Dr. Azni, M.Ag. Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Gubernur Kepulauan Riau yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum, Drs. H. Sardison, M.TP.
Melalui Temu Nasional ini, para pengelola penjaminan mutu PTKI se-Indonesia diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan berbagi strategi dalam merespons dinamika regulasi serta perkembangan instrumen akreditasi. Forum ini juga menjadi momentum untuk mendorong peningkatan mutu dan percepatan pencapaian predikat unggul di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam.
Penulis: Mala K.W.
Editor: Ajeng V.V. & Ibnu Q.R.


