Berita,  Rapat

NGOPI JAMU EDISI 1, LPM IAIN PONTIANAK SIAPKAN RTM AMI DAN ISO, PERKUAT EVALUASI SERTA KOORDINASI PROGRAM KERJA

Ngopi Jamu Edisi 1, LPM IAIN Pontianak Siapkan RTM AMI dan ISO, Perkuat Evaluasi serta Koordinasi Program Kerja

PONTIANAK — Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak menggelar program “Ngopi Jamu” (Ngobrol Pintar Penjaminan Mutu) edisi perdana di Ruang Rapat LPM, Lantai 2 Gedung Rektorat IAIN Pontianak, Senin (2/11/2026). Kegiatan rutin bulanan ini difokuskan pada rapat persiapan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Audit Mutu Internal (AMI) dan ISO, sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola serta efektivitas penjaminan mutu di lingkungan institusi.

Rapat ini dihadiri oleh jajaran internal LPM, antara lain Prof. Dr. Erwin, M. Ag (Ketua LPM), Zulkarnain, S.SI., M.Pd (Koordinator Pusat APM LPM), Vidya Setyaningrum, S.Pd., M.Pd (Koordinator Pusat PSM LPM), Nopitasari, S.Pd.I., M.Pd (Koordinator Pusat PKPA LPM), serta penata layanan operasional di lingkungan LPM.

Dalam pertemuan tersebut, pembahasan difokuskan pada persiapan RTM AMI dan ISO, terutama mengenai tindak lanjut (TL) hasil AMI yang akan dibahas lebih lanjut dalam forum RTM. Tindak lanjut ini menjadi bagian penting untuk memastikan temuan dan rekomendasi audit tidak berhenti pada tahap evaluasi, tetapi menjadi dasar perbaikan dan peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Selain itu, rapat membahas kesiapan pelaksanaan berbagai kegiatan LPM selama November hingga Desember 2026. Persiapan tersebut dilakukan untuk memastikan program kerja yang tercantum dalam POK dapat dilaksanakan secara terencana, terkoordinasi, dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Rapat juga membahas rencana pelaksanaan pertemuan rutin internal LPM pada minggu pertama setiap bulan. Pertemuan ini direncanakan menjadi wadah berbagi informasi, sosialisasi program, evaluasi pelaksanaan kegiatan, serta penguatan koordinasi antaranggota tim. Melalui pertemuan rutin, setiap unit diharapkan dapat menyampaikan perkembangan pekerjaan, mengidentifikasi kendala, dan menyelaraskan langkah dalam menjalankan tugas.

Koordinasi berkala tersebut diharapkan mampu menjaga konsistensi pelaksanaan program, memperkuat kekompakan tim, serta meningkatkan efektivitas komunikasi di lingkungan LPM. Dengan demikian, berbagai agenda penjaminan mutu dapat dipersiapkan lebih awal dan dilaksanakan sesuai dengan rencana.

Melalui rapat ini, LPM IAIN Pontianak menegaskan pentingnya tindak lanjut hasil audit, evaluasi berkala, dan koordinasi yang berkesinambungan sebagai bagian dari budaya mutu institusi. Upaya tersebut diharapkan mendukung pelaksanaan RTM AMI dan ISO serta memastikan program kerja LPM pada akhir tahun 2026 berjalan secara optimal.

Penulis: Mala K.W.

Editor: Ajeng V.V. & Ibnu Q.R.